Desain Motor 3D: Yamaha Krakatoa

Proyek pribadi ini sudah dimulai lama sekali sebenarnya, semenjak Oktober 2015, tapi berhubung banyak kerjaan, akhirnya tersendat karena susah meluangkan waktu di sela banyak kesibukan lain..apalagi ditambah masalah mood...hadeeeh
Konsep desain motor ini adalah motor listrik genre Fighter. Aslinya saya membuat 3 desain yang saya namakan Krakatoa, Merapi dan Mandala, semua nama gunung di Indonesia.
Krakatoa dan Merapi sebenarnya motor yang sama cuma beda baju, satu naked satunya pake fairing, genrenya Naked Fighter dan Sport. Sedangkan Mandala adalah konsep motor Full Touring cenderung Bobber. Tapi dari tiga desain, cuma Krakatoa saja yang saya selesaikan...sudah keburu capek masbro..
Kenapa ditambah embel embel "Yamaha" ? Kebiasaan aja, saya biasanya bikin desain mobil atau motor berdasarkan apa yang saya kendarai..😀

Konsep dasar dari motor ini adalah:
- Egoistic, hanya untuk pecinta motor yang suka nyetir sendirian. Nyetir motor boncengan itu gak enak...hahaha
- Menacing Looks, siap nyeruduk, didapat dari bentuk depan yang merunduk dan pemakaian exposed frame model trellis kekar, walau gak perlu trelis sepertinya karena dari Carbon, tapi gapapalah...huehehe
- Electric Bike. Sudahlah, motor listrik bakal menang lawan motor bakar di masa depan. Yang menarik dari pemakaian motor listrik adalah torsi yang besar dan sudah didapat sejak awal, berbeda dengan motor bakar yang torsi baru dicapai pada RPM tertentu. Karena itu tidak pakai kopling dan sistem penggerak pakai belt. Sistem suspensi depan dan belakang menggunakan Active Suspension, dalam arti ada generator listrik pada suspensi yang akan mengubah gerakan suspensi menjadi voltase tambahan dan disimpan pada kapasitor. Gunanya adalah Boost motor listrik dengan overvolt, jadi seperti NOS lah.
- Full Suspension Frame. Maksudnya adalah menjadikan Frame sebagai sistem kesatuan suspensi. Suspensi diikatkan ke frame, jadi setiap getaran akan diteruskan ke frame. Tujuannya adalah menghilangkan getaran pada setang kemudi karena sistem setang kemudi terpisah sama sekali dari suspensi depan, ya bayangkan sistem Tele Levernya BMW deh, tapi TeleLever BMW itu sistem link yang kompleks, sedangkan saya memakai motor listrik sebagai pemutar arah roda depan. Jadinya sistem Drive By Wire.
Namanya juga mengkhayal...huehehe...sistem ini juga memungkinkan pengaturan jarak setang sesuai postur pengendara. 

Karena memakai motor listrik, otomatis pakai Batere..ya iyalah masa pake fotosintesa daun. Sepengalaman saya main RC / Remote Control, yang namanya batere dan motor listrik itu panasnya e buset saat dimainkan habis habisan, makanya saya lengkapi radiator untuk mendinginkan batere dan motor listrik.
Karena sudah tidak ada bensin, bentuk tangki sekarang dimanfaatkan sebagai bagasi.
Posisi Batere di bagian depan dan motor listrik di belakang supaya bisa langsung memutar belt. Kenapa pakai belt? Ini cuma perkiraan saya, tapi motor bermesin bakar kan ada kopling yang artinya tenaga tidak 'langsung' ke roda, jadi ada efek 'smooth'. Sedangkan motor listrik tidak perlu kopling, tapi bila langsung ke roda memakai chain / rantai, kok rasanya akan ajrut ajrutan kasar. Oleh karena itu saya pakai Belt Drive supaya lebih 'smooth'...Benar atau tidak perkiraan saya, ya gak tau juga sih...haha

Dalam mendesain motor konsep ini, saya dihadapkan pada 2 pilihan, desain 20-40 tahun mendatang atau desain 5-10 tahun mendatang.
Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada teknologi 20-40 tahun mendatang, bisa jadi sudah melayang karena perkembangan teknologi cepat sekali. Kalau sudah melayang, jadinya akan terlalu science fiction, walau bisa saja tapi saya gak terlalu tertarik. Akhirnya saya pilih desain 5-10 tahun mendatang, masih belum terlalu jauh dari desain saat ini dan masih terlihat 'Motor roda dua'.

Desain dimulai dari sekedar coret coret di kertas. Maaf gambar saya gak bagus, sekedarnya aja, yang penting sekedar mencoba mengkonkritkan apa yang ada di pikiran.


Sekedarnya...

Update, karena banyak yang nanya soal dasar motornya.
Untuk ukuran, biar cepat saya ambil dasarnya dari MT09 MY 2015, karena hampir gak mungkin riset ukuran dari awal...huehehe


MT09 dan Krakatoa


Untuk bentuk sendiri, diatas saya tulis 'Menacing Looks'. Inspirasi dasarnya dari Gorilla, seram kan lengannya kekar, ditabok Gorilla langsung melempem deh pokoknya. Bentuk 'stance' Gorilla itu yang sekalian saya ambil ke frame bagian depan.
Om Gorilla, jangan tabok saya...

Setelah itu saya langsung pindah ke program 3D andalan saya, Lightwave 3D. Disini saya langsung bikin ukuran dan tarik tarik vertex untuk mendapatkan komposisi dan shape yang saya inginkan.




Lumayan makan waktu untuk mendesain sistem roda depan, supaya dapat berbelok dengan sudut cukup dan tidak mentok sana sini.






Yang bikin capek modelling 3d motor itu, apalagi Naked, banyak sekali perintilan kecil kecil. Beda dengan mobil yang umumnya tertutup, motor banyak sekali memperlihatkan komponen komponen. Jadi saya menyamakannya dengan cuci motor, ribet karena mesti mencapai sela sela komponen...hahaha
Sebenarnya sih menyenangkan juga bikin detail komponen, tapi waktunya gak ada..time's up..abis waktu saya hanya untuk bikin komponen padahal tujuannya adalah desain. Jadi ya sudah saya cukupkan saja modeling 3Dnya. 
Finished, not perfect.








Setelah ini bikin apa ya? Balik desain mobil atau balik desain robot robotan atau spaceship?
Hmmmm.....

Comments

  1. Mantab mass... Jadi pengen ngedesain motor ato mobil lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mas...ayo mas desain lagi, asik kok...hehehe

      Delete
  2. mansteb om.. untuk selanjutnya bikin design robot yg bisa berubah jadi mobil dan jd spaceship.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. huahahaha...woi situ turing sama sini kalo berani :D

      Delete
  3. waaahh keren banget paak!!
    idenya juga unik,dari gorilla XD
    klo dibikin diecastnya pengen nih buat pajangan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih Hishnul...ya udah bikinin deh diecastnya, nanti saya beli :D

      Delete
  4. keren banget nih mas, boleh bantu share ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh kang Asep, mangga kang...hatur nuhun...btw, blog kang Asep termasuk salah satu blog motor yang saya baca setiap hari lho :D

      Delete

Post a Comment